Kerajinan dari Bahan Plastik

Kerajinan dari bahan plastik merupakan sub materi Prakarya kelas IX SMP dari bab Kerajinan dari Bahan Buatan. Pada materi ini kita akan belajar jenis kerajinan plastik, karakteristik bahan plastik, dan contoh kerajinan plastik beserta alat bahan dan teknik pembuatannya.

Berbeda dengan logam dan batu, plastik merupakan bahan yang biasanya digunakan untuk memproduksi kerajinan yang nilai jualnya tidak terlalu tinggi. Hal ini jika dibandingkan dengan perhiasan atau kerajinan lainnya yang terbuat dari logam dan batu. Limbah plastik seperti botol minuman bekas sering ditemukan di lingkungan sekitar tempat tinggal. Melalui kreativitas, barang limbah tersebut dapat memiliki nilai jual apabila diolah menjadi sebuah produk kerajinan yang bersifat fungsional dan hias. Hal tersebut dapat dijadikan sumber pendapatan
yang dapat menyejahterakan perekonomian masyarakat.

Jenis dan Karakteristik Kerajinan dari Bahan Plastik

Plastik merupakan bahan yang banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Contohnya, di bidang elektronik, pertanian, tekstil, transportasi, furnitur, konstruksi, kemasan kosmetik, mainan anak-anak, peralatan rumah tangga, televisi, telepon genggam, hingga suku cadang mobil.

Plastik tersusun dari polimer, yaitu rantai panjang dan satuan-satuan yang lebih kecil yang disebut monomer. Suatu monomer dapat berikatan secara kimia dengan monomer-monomer lainnya membentuk polimer melalui reaksi polimerisasi. Jika monomernya sejenis disebut homopolimer, sedangkan jika monomernya berbeda jenis akan menghasilkan kopolimer. Bahan dasar monomer dapat berupa hidrokarbon, gula, asam amino, atau asam lemak. Monomer juga dapat diproduksi dari minyak bumi dan alam. Produknya sering diklasifikasikan sebagai petrokimia. Contohnya adalah jenis stirena, vinil klorida, dan vinil asetat.

Berdasarkan sifatnya terhadap panas, polimer terbagi menjadi polimer termoplastik dan polimer termoseting. Polimer termoplastik adalah polimer yang akan melunak jika terkena panas. Contoh plastik jenis ini adalah polietena. Polietena banyak digunakan untuk kantung plastik. Contoh lainnya adalah PVC dan polipropitena. Pada proses pembuatannya. monomer cair dituangkan ke dalam cetakan dan dibiarkan dingin. Setelah didinginkan, monomer akan menjadi sebuah produk dengan karakteristik bentuk, ukuran, dan warna sesuai yang diinginkan. Oleh karena sifatnya tersebut, plastik ini dapat dibentuk ulang. Selanjutnya, polimer termoseting adalah polimer yang tidak melunak jika dipanaskan. Contoh plastik jenis ini adalah bakelit. Bakelit digunakan pada peralatan listrik.

Jenis - Jenis Plastik PET HDPE PVC

Jenis Plastik PETE atau PET (Poly-Eethylene Terephthalate)

Plastik jenis PETE atau PET (PolyEthylene Terephthalate) merupakan botol plastik yang bersifat jernih dan transparan, kedap gas dan air, tahan pelarut, dan melunak pada suhu 80° C. Biasanya, plastik jenis tersebut digunakan untuk botol minyak goreng, kecap dan sambal, dan
minuman (botol air mineral, jus, dan sejenisnya). Botol jenis ini hanya dapat digunakan sekali pakai dan tidak disarankan untuk mengisinya dengan air hangat atau panas. Apabila permukaannya sudah rusak, botol plastik tersebut sebaiknya tidak digunakan kembali.

Jenis Plastik HDPE (High Density Poly-Ethylene)

Plastik jenis HDPE (High Density PolyEthylene) dibuat dari bahan resin yang kuat dan kaku yang berasal dari minyak bumi. Botol jenis tersebut memiliki sifat keras hingga semifleksibel, tahan terhadap bahan kimia dan kelembapan, permeabel terhadap gas, permukaan berlilin (waxy), agak buram (opaque), mudah diwarnai, diproses, dan dibentuk. Plastik tersebut dapat melunak pada suhu 75° C. Plastik ini biasanya banyak digunakan untuk botol detergen, botol obat, botol
oli mesin, botol sampo, kemasan jus, botol sabun cair, kemasan kopi, botol sabun bayi, wadah es krim, kantong belanja, tutup plastik, botol susu cair, dan botol jus. Botol tersebut dapat didaur ulang dan tidak disarankan untuk digunakan secara berulang-ulang.

Baca juga: Kerajinan Bahan Logam

Jenis Plastik V atau PVC (Polyvinyl Chloride)

Bahan pembuat V atau PVC (Polyvinyl Chloride) adalah resin yang keras dan tidak terpengaruh oleh zat kimia lainnya. Plastik PVC merupakan kategori plastik yang sangat sulit untuk didaur ulang dan dapat melunak pada suhu 80° C. Plastik tersebut biasanya digunakan sebagai pembungkus (wrap), seperti pada kabel listrik, kemasan cepat saji, pipa air, botol minuman jus,
pembersih kaca, minyak goreng, sampo, dan kecap.

Plastik PVC mengandung DEHA (diethylhydroxylamine) yang mudahmelebur. Apabila botol terkena panas, dapat larut atau bercampur dengan makanan yang dibungkus. Oleh karena itu, jika tidak menggunakan plastik secara hati-hati dapat berpotensi menimbulkan penyakit ginjal dan hati.

Jenis - Jenis Plastik LDPE PP PS OTHER

Jenis Plastik LDPE (Low Density PolyEthylene)

LDPE (Low Density PolyEthylene) merupakan jenis plastik yang terbuat dari minyak bumi, Bahan utamannya berbentuk resin yang keras, kuat, dan tidak bereaksi terhadap zat kimia lainnya. Plastik jenis tersebut merupakan plastik yang paling tinggi mutunya. Plastik LDPE (Low Density PolyEthylene) mudah diproses dalam pembuatan kerajinan, fleksibel, kedap air pada permukaan berlilin, tidak jernih, tetapi tembus cahaya, dan melunak pada Suhu 80° C.

Jenis plastik LDPE dapat ditemukan pada tas makanan segar, botol yang dapat ditekan, kotak penyimpanan mainan plastik, kantung roti, perangkat komputer, dan wadah yang dicetak. Plastik LDPE merupakan plastik yang tidak dapat didaur ulang. Namun, dapat digunakan secara berulang karena sifat dan kualitas material atau bahannya yang relastif baik atau bagus.

Jenis Plastik PP atau Polipropilena (Polypropylene)

Plastik jenis PP polipropilena (Polypropylene) terbuat dari bahan polimer yang mudah dibentuk apabila dipanaskan. Plastik ini memiliki sifat yang keras, lentur, kuat, permukaan berlilin, tidak jernih, tembus cahaya, dan tahan terhadap bahan kimia, seperti panas dan minyak. Jenis plastik ini melunak pada suhu 140° C. Polipropilena dapat dijumpai pada wadah makanan, pot tanaman, tutup botol obat, sedotan, mainan, tali, pakaian, dan berbagai macam botol. Wadah yang menggunakan bahan plastik jenis ini dapat digunakan secara berulang-ulang, tetapi
tidak dapat didaur ulang.

Jenis Plastik Polistirena (Polystyrene)

Plastik jenis polistirena biasanya diqunakan sebagai bahan dasar dan gabus (styrofoam). Plastik jenis polistirena merupakan plastik polimer yang mudah dibentuk apabila dipanaskan, Plastik tersebut jernih, seperti kaca. Sifatnya kaku, mudah dibentuk, dan melunak pada suhu 95° C.

Plastik yang terbuat dari bahan polistirena dapat ditemukan pada perkakas yang terbuat dari plastik, kotak CD, gelas plastik, wadah makanan siap saji, wadah kopi, dan nampan. Jenis wadah yang terbuat dari plastik polistirena dapat digunakan secara berulang. Tempat makan dan minum dari gabus (styrofoam) menghasilkan polusi saat diproduksi sehingga menjadi sumber sampah. Penggunaannya pun disarankan untuk sekali pakai karena sifatnya yang tidak dapat terurai dengan tanah dan mengeluarkan gas beracun apabila dibakar.

Jenis Plastik Polikarbonat (Polycarbonate)

Plastik jenis polikarbonat bersifat keras, jernih, tahan panas, dan biasanya terbuat dari campuran dua atau lebih jenis plastik. Plastik jenis tersebut biasanya terdapat di tempat makanan dan minuman, seperti botol minum olahraga, galon air minum, dan botol susu bayi.

Sifat – Sifat Plastik

Proses pembuatan kerajinan dari bahan plastik selain memerlukan bahan baku utama, yaitu plastik, juga diperlukan bahan tambahan. Penggunaan bahan tambahan tersebut beraneka ragam bergantung pada bahan baku yang digunakan dan mutu produk yang akan dihasilkan. Dalam proses pembuatan sebuah produk yang berbahan baku plastik, dapat menggunakan bahan tambahan, seperti bahan pelunak (plasticizer), bahan penstabil (stabilizer), bahan pelumas (lubricant), bahan pengisi (filler), pewarna (colorant), antistatic agent, blowing agent, flame retardant, dan lain sebagainya. Plastik banyak dimanfaatkan dalam pembuatan ember, gelas, mainan anak, dan wadah penyimpanan makanan. Selain itu, plastik juga sering digunakan sebagai bahan peralatan dapur karena sifatnya sebagai isolator panas. Adapun sifat-sifat plastik di antaranya sebagai berikut:

  1. tidak tembus air,
  2. mudah dibentuk dan dicetak,
  3. tidak mudah pecah,
  4. mudah terbakar,
  5. tembus pandang,
  6. lentur,
  7. mudah didapat, dan
  8. isolator panas.

Plastik merupakan senyawa polimer tinggi yang dicetak dalam lembaran (lembaran yang mempunyai ketebalan-ketebalan vang berbeda-beda). Plastik banyak digunakan untuk mengemas bahan pangan karena sifatnya yang mudah dibentuk. Adapun karakter-karakter
plastik di antaranya sebagai berikut:

  1. kedap air,
  2. kedap udara,
  3. tidak korosif,
  4. tidak tahan panas,
  5. bisa meleleh,
  6. ringan, dan
  7. kedap air dan udara.

Baca juga: Kerajinan Bahan Batu

Bahan, Alat, Teknik, dan Proses Pembuatan Karya Kerajinan dari Bahan Plastik

Limbah plastik sebagian besar berasal dari kemasan produk, seperti pewangi pakaian, sabun cair, kemasan biskuit, dan kemasan minuman instan. Cara mengolah plastik untuk dijadikan kerajinan relatif lebih mudah tekniknya jika dibandingkan dengan bahan logam dan kaca. Pengolahannya lebih mudah karena plastik mudah dibentuk dan dipotong, serta ringan. Oleh karena itu, peralatan yang digunakan pun juga relatif mudah ditemukan, seperti gunting, cutter, dan mesin jahit atau jarum dan benang yang dilakukan secara manual.

Proses pembuatan karya kerajinan dengan menggunakan bahan plastik di antaranya sebagai berikut.

  1. Sebelum melakukan pengolahan kerajinan dari bahan plastik, tahap pertama yang harus diperhatikan adalah kondisi plastik bekas harus dicuci terlebih dahulu. Hal tersebut dilakukan agar kotoran dan debu-debu yang masih menempel segera hilang pada permukaan plastik.
  2. Selain itu, plastik dapat dicuci menggunakan detergen agar noda hilang.
  3. Setelah itu, plastik dikeringkan dengan posisi terbalik di bawah sinar matahari langsung dengan dilap atau diangin-anginkan agar sisa air hilang.
  4. Setelah kering, plastik tersebut dikumpulkan berdasarkan kategori ukuran dan tebalnya.

Teknik yang digunakan dalam pengolahan plastik untuk dibuat menjadi kerajinan adalah sebagai berikut.

Teknik Anyam

Teknik anyam dilakukan dengan cara menyusupkan berbaca lembaran plastik yang pipih dan lentur untuk menjadi sebuah keraijin yang menarik. Contoh karya kerajinan yang dibuat dengan teknik anyaman adalah tas dan taplak meja yang terbuat dari sedotan.

Kerajinan dari Bahan Plastik

Teknik Jahit

Teknik jahit merupakan teknik yang digunakan untuk menyambungkan berbagai lembaran plastik hingga menjadi satu kesatuan lembaran yang lebih luas dan panjang. Hal ini agar dapat menjadi bentuk yang diinginkan. Teknik jahit biasanya digunakan untuk memproduksi payung, jas hujan, dan tas plastik. Alat yang digunakan untuk teknik jahit adalah mesin jahit atau jarum dengan cara manual.
Gambar 3.25 Payung yang diproduksi dengan

Teknik Sambung

Teknik sambung adalah teknik menggabungkan berbagal macam jenis plastik menjadi satu kesatuan bentuk. Menyatukannya dapat menggunakan bantuan lem, kawat, atau bahan lainnya hingga menjadi satu kesatuan yang kuat.

Teknik Tempel

Sebuah karya kerajinan yang indah dan kuat terkadang memerlukan teknik tempel. Bahan pendukung lainnya, seperti plastik yang bewarna-warni, kain, atau bahan lainnya dapat ditempelkan pada bahan plastik agar menjadi satu kesatuan yang indah dan menghasilkan bentuk yang diùnginkan. Dalam menerapkan teknik tempel dapat dilakukan dengan cara dijahit atau menggunakan lem tembak.

Teknik Hias

Teknik hias merupakan teknik tambahan dalam membuat kerajinan dari plastik dengan cara menambahkan hiasan-hiasan tertentu pada bidang plastik dengan menggunakan cat yang disemprot. Gambar-gambar atau hiasan dengan warna yang bervariasi menjadikan kerajinan tersebut lebih menarik perhatian. Berikut merupakan alat yang digunakan dalam membuat produk kerajinan dari bahan plastik.

Teknik Pembuatan Alat dan Bahan Kerajinan dari Bahan Plastik

Demikian materi kita tentang Kerajinan dari bahan plastik merupakan sub materi Prakarya kelas IX SMP dari bab Kerajinan dari Bahan Buatan. Semoga mampu membantu kalian dalam mempelajari materi ini. Terutama jenis kerajinan plastik, karakteristik bahan plastik, dan contoh kerajinan plastik beserta alat bahan dan teknik pembuatannya.

Tinggalkan komentar