Gerak Pada Tumbuhan dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah sebelumnya kita membahas tentang sistem gerak pada manusia, tentunya kemudian berpikir, apakah tumbuhan juga bergerak? Ataukah hanya bergerak ketika tertiup angin? Materi sistem gerak pada tumbuhan masuk dalam IPA SMP kelas 8 semester 1. Yuk, kita bahas bersama materi gerak tumbuhan ini.

Pak Adit yakin kalian pernah mengamati gerak daun tumbuhan putri malu ketika disentuh. Ya, daunnya akan menutup saat terkena rangsangan berupa sentuhan. Hal tersebut membuktikan bahwa tumbuhan juga melakukan gerakan, bukan hanya ketika tertiup angin atau kalian gerakkan.

Peta Konsep Gerak pada Tumbuhan

Sebelum kita bahas materi gerak pada tumbuhan ini, untuk mempermudah kalian belajar, silakan kalian amati peta konsep materi yang akan kita bahas. Pembagian gerak berikut berdasarkan arah datangnya rangsan, ya.

Peta Konsep Gerak pada Tumbuhan

Gerak Endonom

Gerak endonom sering juga disebut dengan gerak endogen, atau gerak otonom. Gerak ini merupakan gerak yang disebabkan oleh rangsangan yang berasal dari dalam tubuh tumbuhan sendiri. Contohnya: aliran sitoplasma di dalam sel tumbuhan, gerak yang menyebabkan daun melengkung karena perbedaan kecepatan tumbuh daun.

Gerak_Siklosis_Gerak_Endonom_pada_Tumbuhan_2

Gerak Higroskopis

Gerak higroskopis merupakan gerak bagian tumbuhan yang disebaban oleh pengaruh perubahan kadar air di dalam sel, sehingga terjadi pengerutan yang tidak merata. Gerak ini umumnya terjadi pada pecahnya polong-polongan saat sudah tua untuk mengeluarkan biji di dalamnya. Akibatnya terjadi pengerutan bagian buah yang tidak merata inilah yang menyebabkan buah polong menjadi terbuka.

Contoh gerak higroskopis ini antara lain pecahnya buah pacar air yang sudah tua, terbukanya sporangium, terbukanya polong-polongan seperti lamtoro/petai cina ketika sudah tua.

Gerak_Siklosis_Gerak_Higroskopis_pada_Tumbuhan

Gerak Esionom

Gerak esionom atau disebut juga gerak eksogen adalah gerak yang disebabkan oleh pengaruh rangsangan dari luar tubuh tumbuhan. Rangsangan dari luar yang dimaksud dapat berupa cahaya, gravitasi bumin, air, sentuhan, dan senyawa kimia.

Gerak esionom dapat dibedakan menjadi 3: TROPISME, TAKSIS, NASTI.

Gerak Tropisme

Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah gerakannya tergantung arah rangsangannya. Gerak ini dibagi menjadi 5 (lima):

  1. Fototropisme adalah gerak tropisme yang dipengaruhi cahaya. Gerak fototropisme yang mendekati arah cahaya dinamakan fototropi positif, misal gerak batang. Sedangkan gerak fototropi yang menjauhi cahaya dinamakan fototropi negatif, misalnya gerak akar.
  2. Geotropisme adalah gerak tropisme yang dipengaruhi gaya tarik bumi/gravitasi. Disebut geotropisme positif jika arah geraknya ke arah pusat bumi, contohnya gerak akar. Disebut geotropisme negatif jika arah gerakan berlawanan dengan gravitasi, contohnya gerak pucuk daun dan batang.
  3. Kemotropisme adalah gerak tropisme yang dipengaruhi senyawa kimia. Kemotropisme positif diperlihatkan oleh akar yang menuju tempat adanya pupuk, sedangkan contoh kemotropisme negatif adalah gerak akar yang menjauhi zat beracun.
  4. Tigmotropisme adalah gerakan yang dilakukan oleh bagian organ-organ pada tumbuhan akibat adanya persinggungan. Contoh gerakan ini adalah gerak sulur tanaman (anggur, ercis, markisa, semangka, mentimun, dll) dalam melilit sesuatu untuk mengokohkan tegaknya tanaman.
  5. Hidrotropisme adalah gerakan tumbuhan yang disebabkan oleh rangsangan air. Jika gerakan itu mendekati air disebut hidrotropi positif, misalnya akar tumbuhan yang bergerak menuju sumber air di dalam tanah. Sedangkan jika tumbuhan tumbuh menjauhi sumber air dinamakan hidrotropisme negatif. Contoh gerak pucuk batang yang tumbuh ke atas menjauhi sumber air di dalam tanah.

Gerak Taksis

Gerak taksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tumbuhan yang arahnya dipengaruhi oleh sumber rangsangan. Contohnya gerak pada organisme bersel satu Euglena viridis yang akan bergerak mendekati sumber cahaya untuk melakukan fotosintesis dan menjauh jika intensitas cahaya terlalu tinggi. Pergerakan Euglena viridis ini disebut dengan gerak fototaksis.

Gerak Nasti

Gerak nasti adalah gerak tanaman yang arahnya geraknya tidak ditentukan oleh arah datangnya rangsangan.

  1. Fotonasti adalah gerak yang dipengaruhi oleh rangsangan berupa cahaya. Contohnya mekarnya Bunga Pukul Empat (Mirabilis jalapa),  Bunga Waru (Hibiscus tiliaceus).
  2. Hidronasti atau higronasti merupakan gerakan bagian tumbuhan akibat adanya rangsangan konsentrasi air. Contohnya adalah daun Poa pratensis yang menggulung dan melipat akibat hilangnya tekanan turgor dalam sel kipas.
  3. Seismonasti merupakan gerak tumbuhan yang disebabkan adanya sentuhan atau getaran. Contoh tigmonasti terjadi pada Putri Malu (Mimosa pudica).
  4. Niktinasti merupakan gerak tidur pada tunbuhan yang disebabkan karena keadaan gelap. Contoh niktinasti adalah pada daun lamtoro dan Cassia corymbosa yang melipat kebawah pada saat malam hari.
  5. Termonasti merupakan gerak bagian tumbuhan akibat rangsangan suhu.Misalnya bunga Mirabilis jalapa yang mekar pada saat suhu rendah, yaitu saat pagi dan sore hari.

Gerak Nasti Pada Tumbuhan

Nah, itu dia jenis-jenis sistem gerak pada tumbuhan yang sering kita temui di kehidupan sehari-hari. Jika kalian pernah menemukan gerakan-gerakan yang lain, atau pertanyaan seputar materi ini silakan sampaikan di kolom komentar, ya.

Tinggalkan komentar